Pelihara lidah, agar kau tak tertelan dalam silatnya.
KERAMAT
Kata pagi kau BURUK.
Tetesan putih yg gugur
menggelayut manja dalam jemari itu,
menjadikannya indah.
Sura sura parau dalam surau di Subuh tadi
membuka, membuatny nyata.
Keranda kosong di sisi jalan,
Lolong getir tak bernafas,
Penghuni2 tanah menari, menyatukan desis2 keluh
yang tak bernadi.
Menyisakan isak isak bayi tak bernoda.
Kota Kembang dalam balutan pagi yang sendu, 9.16
octa_nst
Tidak ada komentar:
Posting Komentar