sebuah proses perjalanan seorang wanita sederhana. bahwa hidup adalah "perjalanan tiada akhir"
Kamis, 10 Januari 2013
Minggu, 06 Januari 2013
Gila
Gila menjelma bersama mimpi yang terurai
Berlari-lari menanggalkan keluh
Meyambar asa di tepian jalan
Umpama doa yang terseru ke Angkasa
Biar Arwana merajut dalam Nirwana
Serukan pada Langit
Tak akan gentar menggilai mimpi
Serupa sorakan bergetar
Menggema hingga pecah tanah kering. Retak.
Luruhkan risau, genggam hati
Lekatkan erat pada doa tertinggi
Bungkus kegilaan seperti balutan pekat malam
Tak akan hilang
Sampai tua menjemput ajal.
Bandung, 6 Januari 2013
Berlari-lari menanggalkan keluh
Meyambar asa di tepian jalan
Umpama doa yang terseru ke Angkasa
Biar Arwana merajut dalam Nirwana
Serukan pada Langit
Tak akan gentar menggilai mimpi
Serupa sorakan bergetar
Menggema hingga pecah tanah kering. Retak.
Luruhkan risau, genggam hati
Lekatkan erat pada doa tertinggi
Bungkus kegilaan seperti balutan pekat malam
Tak akan hilang
Sampai tua menjemput ajal.
Bandung, 6 Januari 2013
Jumat, 04 Januari 2013
My First Captured
Karena "gambar" mampu berbahasa lebih dalam makna dibandingkan "kata",
dan mampu menuliskan apa yang tidak tertuang oleh kata. :-)
dan mampu menuliskan apa yang tidak tertuang oleh kata. :-)
Ini adalah beberapa captured hasil jepretan saya. Dengan menggunakan kamera Nixon DSLR milik salah seorang teman saya mulai mencari benda-benda yang "mau" menjadi objek poto saya. Berguru sebentar dengan beliau dan saya pun memoto beberapa benda secara sembarangan namun dengan titik fokus objek yang telah ditentukan. Nah ini dia beberapa hasil poto karya saya yang masih jauh dari sempurna :
Merupakan beberapa potongan objek yang memang sengaja diambil dalam kemasan yang sudah diatur. Entah kenapa ada kepuasan tersendiri setelah saya berulang-ulang melihat gambar-gambar kecil ini. Baru beberapa kali jepret dan alhasil, kegiataan ini membuat saya gila pada kamera, objek dan poto. Bukan hanya sekedar menangkap sesuatu yang kemudian dibingkai dalam poto, namun ada sesuatu yang berbeda rasanya. Perlahan saya bisa menyimpulkan dan menangkap alasan-alasan kecil mengapa ada beberapa orang yang tergabung dalam komunitas karena kecintaan dan kegilaannya pada potret dan sejenisnya. Kepuasaan akan hasil yang dicapai dan kesenangan batin seperti tergambarkan dalam hasilnya.
Waktu
"Hakikat
waktu adalah "Pasti Berlalu". Semua yang boleh terjadi dalam satu waktu
hanya tinggal dalam paket kenangan yang dikemas indah agar tidak usang.
Waktu selalu berlari. Tidak peduli kau mampu mengejar atau kau
ketinggalan, waktu pasti berlalu."
"Dan waktu berteman erat dengan proses. Kita
mencintai proses untuk itulah ketergesaan harus disingkirkan
perlahan-lahan. Sebab apapun yang dilakukan dengan tergesa-gesa hanya
memberikan hasil yang renyah, tidak kuat dan matang."
[Bandung, Januari 2013]
Selasa, 01 Januari 2013
Langit
Menjadi lebih dekat dengan biru yang agung.
Keteduhan menjadi kunci kekuatan untuk tetap bertahan.
Itulah mengapa aku mencintai biru yang agung.
Langit...
Keteduhan menjadi kunci kekuatan untuk tetap bertahan.
Itulah mengapa aku mencintai biru yang agung.
Langit...
Langganan:
Postingan (Atom)
