Selasa, 20 Desember 2011

Padamu yang ku cintai

Padamu, sebaris doa
yang selalu ku bawa sebagai permohonan paling mulia padaNya.
sebagai ungkapan tulus yang paling dalam dari gadis setengah matang ini.

Padamu, sebait kata
yang selalu menjadi pembakar semangat ketika hidup menekan mu begitu keras.
ketika tidak ada tempat untuk berbagi.
ketika tidak ada ruang untuk membuang sakit.
ketika tidak ada hamparan untuk menghempaskan lelah.
ketika tidak ada tangan untuk menghapus air mata.
ketika tidak ada hati untuk bersandar.
ketika tida ada jiwa untuk mendekap.
ketika tidak ada pundak untuk sekedar melepas pilu.

Padamu, sepenggel cerita
ketika pagi-pagi buta terbangun dari indahnya mimpi untuk menjemput janji indah hari ini.
ketika siang terik membantingkan semua raga untuk memungut bungkusan pengharapan yang dititipkan untukmu.
ketika senja menjumpaimu bersenandung lembut melagukan nyanyian kehidupan ini.
ketika malam kembali menjemput, menutup hari. satu lembar kehidupan telah selesai.

Padamu, segalanya.
Ketika kata begitu indah untuk dirangkaikan
melodi begitu merdu untuk dilantunkan
tak ada yang lain, padamu segalanya.

Padamu yang terindah Mama.
ketika semuanya begitu sempurna kala tangan kasihmu merajutnya.
Padamu Mama, dan tak akan ada lagi melebihi segalanya.

Selamat hari Ibu wanita terhebat ku seantero jagad raya ini.
tidak ada yang seperti engkau.
tidak ada seputih cintamu, tulus mengasihiku,
tidak ada seteger batinmu melawan kerasnya hidup ini,
tidak ada sekuat keyakinan mumempercayakan janji kehidupan yang lebih baik,
tidak ada yang seperti engkau.
satu-satunya yang teramat mengasihiku.

Selamat hari Ibu wanita superku.
yang selalu ada dalam barisan kobaran semangatku
yang selalu mengisi ruang-ruang rinduku
yang selalu menjadi alasanku dalam perjalanan ini
yang selalu ada dan tetap ada di sampingku
menemaniku, mengarahkanku,
yang memberi kepercayaan penuh kepadaku, meyakinkan aku bahwa aku layak.

Selamat hari Ibu wanita cantikku.
yang terbaik segalanya ku peroleh darimu. Terima kasih untuk segala sesuatunya.


  terimakasih Bapaku, untuk seorang Mama yang hebat seperti beliau. Aku mengasihi beliau. Sangat.


with Love
your beloved daughter.

Flamboyan

Menangis,
benarkah akan melegakan segala yang menyesakkan?
seperti ini lagi. berlarut. kembali berputar.
sepertinya masih melekat dalam pikiranku.

apa yang tertancap? apa yang bisa dipakai untuk menariknya lagi?
aku menerka, membacanya sendirian lagi.
lalu aku gentar, bingung dalam arena ku sendiri.
pertanda apakah ini?
adakah semua diluar kendaliku?
adakah tekanan terlalu kuat menekanku?
bernafas satu satu.
melangkah tertatih.
namun tetap semampu jiwa berada dalam garis.

lalu berjalan lagi, mengutuki kerikil jalanan
menghina kicauan burung sepanjang jalan.
di mana benang merah?
padaku kah?
padamu kah?
atau pada kenangan belakang yang menghantarkan aku pada hari ini?
lantas pantaskah menyalahkan yang tak terlibat?


kota kembang Desember 2011
pada langit yang ku cinta
dan senja yang ku puja.

Kamis, 08 Desember 2011

Ku satukan lagi :)

Potongan-potongan yang menjadi utuh ketika seluruh kekuatan ditumpahkan padanya.

Sepertinya malam selalu memberi celah2 untuk dapat kita tembus. Aku takut aku semakin bertahan, aku takut aku tak mau beranjak, aku takut. Namun di atas ketakutanku ada keyakinan yg memberi keyakinan untuk tetap ada. Lalu aku harus bagaimana kah? Berlarikah? Tolong aku. Akhir seperti apa yang ingin malam berikan? Seperti inikah? [malam malam berdentang]
Sudahkah aku memberitahu kamu hari ini bahwa aku sungguh mengasihimu? ^_^
Ada potongan kecil yang sedang terjadi di belakang sana. Tidak terlalu sulit untuk merangkai2nya, tapi tak ada celah terbuka yang diberikan untukku. Mampukah berjalan sendiri? Dalam alur yang dibangun pun sendirian itu?
Kesempatan. Sekecil apapun itu, pasti ada ruang untuk memenangkannya. Terbentang bak hamparan laut membiru di hadapan, bersiapkah memungutnya?
["Terlalu lama maka semakin terasa hambar kenangannya, hilang rasa spesialnya. Jauh lebih menyenangkan menyimpan sepotong kejadian yang hanya melintas terjadinya. Itu akan membuat penasaran mengenangnya, bukan? Dibandingkan kejadian yang kita rekam, yang kita lihat berkali-kali. Tidak ada celah untuk membayangkan kembali kenangan itu" Sunset bersama Rosie]
 
 
 



Desember

harus seperti inikah?
tertatih aku merangkai setiap potongan-potongan di hari kemarin.
pagi yang gundah, siang yang tak bersemangat, malam yang menyesakkan.
harus seperti inikah jadinya??

aku tau, satu kesalahan yang sudah aku lakukan.
lantas tak ada kesempatan untuk kita memperbaikinya lagi?
mengulang semuanya?
menjadikannya berawal dan menenun sesuatu yang baru?




Minggu, 13 November 2011

Seuntai Kata untuk Kata

SATU

tampak olehmu kah, setiap untaian larik2 yang ku gurat.
ada kekuatan di dalamnya.
semua menjadi satu, ku kumpul dalam berkas-berkas bernada merdu.

tampak olehmu kah, mereka hidup bukan?
menari dalam satu formasi indah.
lalu apalagi yang mampu menandinginya?

rasakan, mereka berbicara
dalam potongan-potongan kata menjadi satu alunan tanpa suara.



Kota Kembang, di bawah temaram remubulan 23:16
octa_nst

Selasa, 08 November 2011

SATU

lihat, setiap untaian larik2 yang ku gurat.
ada kekuatan di dalamnya.
semua menjadi satu, ku kumpul dalam berkas-berkas bernada merdu.

lihat, mereka hidup bukan?
menari dalam satu formasi indah.
lalu apalagi yang mampu menandinginya?

rasakan, mereka berbicara
dalam potongan-potongan kata menjadi satu alunan tanpa suara.


Lalu seperti ini yang kau sebut cinta. Lajang tak beradab. Serbuk2 kasih yang bertebaran di mukamu. Seperti itu yang kau sebut sayang? Kotoran-kotoran sampah tampak jelas di matamu. Peduli apa? Kau sangat menjijikkan. [Senjaku redam ditelan malam]
Haru biru. Membumbung tinggi di angkasa. Aurora yang indah. Menggetarkan nadi. Hamparan biru menjadi taburan mimpi. Doa ini sampailah ke Langit. [biru biru penuh haru]
Perjalanan ini ku lakoni sendirian. Di ranah ini aku meniti segalanya, jatuh bangkit menjadi cerita indah untuk satu lembar yang panjang. Selalu. Dari jauh meski samar, guratan senyum manis itu mampu menjadi teman yang paling setia. Aku merindumu.
Mam, terimakasih untuk sebesar-besar rasa khawatir yang kau tumpahkan padaku. Untuk cinta kasih yang tidak pernah kering, yang selalu mengalir padaku. Terimakasih untuk segala sesuatunya yang selalu berlimpah dalamku, yang tidak akan ku temukan dari tempat yang paling indah sekalipun. Karena di atas segalanya, engkaulah yang terindah. Terimakasih Mam. Tuhan memberkatimu. Love you. *your beloved daughter.
Aku mengenalmu lewat sepenggal larik yang kau tinggalkan di ranah ini. Berteman kata-kata itu aku menghabiskan hariku. Melewatkan setiap waktu, mendekapnya erat dalam selembar Maple yang mengusang.
Aku tidak tau sejak kapan ini bermula. Namun pesonamu terlanjur bersemi di antara kelopak-kelopak mekar yang menari bersisian di dalam ruangku. Perlahan dia masuk dan berakar diam di dalam sendu.
Maka izinkan aku mengumpulan semua kekuatan dari 4 elemen itu untuk membantumu
menghapus rasa sakit mu yang sangat mendalam itu? Mungkin air bisa
membawanya pergi bermuara ke samudera luas lalu tenggelam sampai
kedasarnya. Udara akan membawanya terbang menembus jagad dan hilang
ditelan senjata luar angkasa. Tanah akan menguburnya dalam-dalam dan kotoran2
tanah akan menguraikannya. Dan api membakarnya menjadi debu. Semuanya menjadi bagian yang tidak kau kenali dan perlahan mengahpus lukamu. Bolehka aku? ^_^
Hari semakin meredup. Malam membawanya ke dalam perduan terakhir. Masih seperti kemarin. Tidak ada yang istimewa, bahkan langit masih dibendung kelamnya abu. Namun kau menjadikannya indah. *merindu Senja. Gbu ^_^
Mendung, lalu hujan menguburnya dalam bersama genangan air di tepian danau itu. Merekat kuat bersama kenangan, semua lebur dalam rinainya yang merdu. Dan langit menyaksikan segalanya. Semua disimpan dalam birunya.
Benar. Dia masih utuh di dalam sini. Belum tersentuh dan tidak ada yang sesempurna, sungguh-sungguh memampukanku untuk menempatkannya dalam ruang yang tepat. Belajar dengan sekitar, belajar melihat segalanya dalam formasi yang sederhana.
 
kusembahkan untuk kamu sekalian :)

Fatamorgana

maka izinkan aku.
mencatat segalanya yang tertancap di alam pikirku.

dalam remang malam, perlahan ku lihat rautmu.
hampir tenggelam di bawah temaram rembulan.
sinar itu, menyilaukan retinaku.
sedang apa kau di sana?

malam, matangnya melenyapkan segala rasa.
peraduan yang ku tuju
menjatuhkan tapian asa.
rebah. ringkuh. segalanya kutumpahkan
dalam gubuk reok tak menentu.

di sudut mata,
ada cerminan pesonamu.
kembali asa menjulang.
membuncah di langit-langit kamar.

menerka. isyarat Semesta berhenti seperti inikah?
terpongah mata menatap.
pandangan yang memilukan. sakit. pilu.
hingga fajar membuyarkan lamunan.
ku dekap mimpimu, terbang bersama kunang-kunang malam.


dalam Lembayung yang tak kunjung tiba, 17:32
octa_nst

21 dalam 21. Selamat berulang tahun Gadis Senja

ku lisankan dalam satu larik

'"Senja, menghantarkan rembulan padaku. Ku tulis sesuatu untukmu. Dan malam mengangkatnya kembali. Adakah kau baca lukisan penuh kataku untukmu dalam bundarnya rembulan malam ini?"

"Sampailah dipenghujung waktuku. Rapat, ku tutup lembar kali ini. Lembar yang hampir usang, lembar yang bergulir indah di bawah tetes tinta dan kisah pilu. Terimakasih ku sampaikan padamu, "20" ku untuk lembar yang luar biasa ini. ^_^"

"Pergantian. 21 dlm 21. Kusebut 21 untuk angka sejauh ini ak merangkai kisahku yg ku beri judul HIDUP. Ku sebut 21 utk setiap air mata dan tawa yg mengisi kisah dlm HIDUP. Ku sebut 21 utk setiap kemenangan dan kegagalan yg menyempurnakan lembaran HIDUP. Ku sebut 21 utk seorang tokoh gadis yg menjelma menjadi wanita menanti sentuhan sempurna dari Sang Empunya Hidup. Terimakasih buat 21 kali ini BAPA. Indah dan sangat teristimewa. KAU sempurnakan segalanya. Selamat berulang Tahun Octavia Dwimayasari Nasution ^_^"

"Ku simpul dalam terik matari kali ini. Langit, boleh aku katakan hari ini SEMPURNA. Boleh aku bisikkan hari ini ak BAHAGIA, teramat bahagia. Sekali lagi boleh aku senandungkan hari ini SEGALANYA MENYATU DALAM pesonamu. Terimakasih untuk segala sesuatunya. *Langit tersenyum* ^_^"

"Hampir malam menyapu kasat bayangku. Ku buka yang baru, ku mulai dari garis ini. Berjalan beriringan. Saling menyatu, menguatkan, menopang bukankah itu yang terutama? Terimakasih menjadi bagian penting dalam buku HIDUPKU. Dan aku bersyukur untuk itu. Taukah, aku mengasihimu. *teruntuk kamu yang menyaksikan setiap titian perjalananku. Aku merindukanmu."

"Hari ini bisakah tidak berakhir? Tak kan ku jumpai embun, fajar, mentari, senja, dan rembulan seperti ini di hari esok. Terlalu sempurna untuk menutupnya. Langit terlalu indah untuk ditinggalkan. Hari ini bisakah tidak berakhir?"

"Lagi-lagi sempurna. Hampir ku kira tak akan ada kata terlontar. Makasih beb Dolly Voy Siregar ucapan penutup itu ada padamu. Tuhan memberkati :D"

terimakasih untuk segala sesuatunya. Engkau menjadikannya indah, sungguh teramat indah :)

Bandung, 21 Oktober 2011 ^_^ 



Kamis, 15 September 2011

KHATULISTIWA

inikah tanahku?

di hamparan zamrud katulistiwa
kutitip seuntai kata untukmu
----------------------------

inikah tanahku?
tanah yang dulu ku tapaki ketika aku berjalan di bawah naungan pagi bersama cilik-cilik kecil berseragam merah putih?

inikah tanahku?
di mana tangkai-tangkai kokoh menggantung kuat di atas bebatuan yang berserakan di bawahnya?

inikah tanahku?
tempat semerbak warna-warni menebar baunya,
menebar pesona kepada setiap jiwa yang menyusuri tanah ini?

berbeda!
aku bahkan tak mengenal tanah ku ini,
tanah tempat aku bermain bersama pohon-pohon elok, bersama dedaunan hijau yang jatuh mengapung di genangan air di tepi jalan ini.

panas membakarnya habis,
asap-asap beracun membungkusnya,
gerombolan sampah-sampah menggunung menenggelam kan nya.



aah,
ke mana tanah ku yang dulu?
tempat petani bergiat di hamparan hijau?
tempat perawan-perawan manis bercengkeramah menuju kali kecil di ujung tanah ini?
tempat kaki beriring-iringan menikmati setiap pesona yang ditawarkan?

adakah yang bertanggung jawab?
membawa balik tanah ku yang dulu?
tanah yang dititipkan ibu pertiwi padaku?

aku takut ibu pertiwi marah,
merampas kembali segala yang di wariskan kepadamu, kepadaku
lihat, wajah sendunya menangis
melihat segala yang terjadi.

tiada guna katulistiwa berbaris agung melewati tanah ku ini
bila mana tak satupun insan enggan menorehkan tangan,
sekedar menggenggam setiap gumpalan nya.

kota kembang, 12 April 2011
catatan kecil yang tak tersampaikan ke meja panitia. :'(

Ambigu

sendiri,
terpojok,
tersudut,
tersungkur raga d keheningan ruang ini

berbisik pada dinding-dinding bata.
selalu,
tak tersampaikan ujaran yang berdesakan.

sosok bayang yang di nanti,
mengenal jiwa
menerka rasa yang mengalir.

kosong,
tiada hujat-hujatan yang saling menyiksa,
hanya rayuan yang menggema, menggelegar
menjalar
mencari tiang tancapan berteduh.



AMBIGU
kota kembang, 09Mei2011

Embun Pagi

ini masih terlalu pagi
untuk membuka mata,
di luar masih gelap
dari celah-celah kamar
terdengar sayupan sisa angin malam,
dingin, menusuk.
lolong kosong nya masih membekas.

terjaga di antara selebaran putih bernoda
"aaah ternyata aku masih di dalam "arena" yang sama", gumam ku

pagi mengejutkanku
dengan sapaan hangat yang biasa dia berikan padaku.
bergegas membangunkan badan.
tak berniat melewatkan segalanya

:-)

suatu pagi di kota kembang
octa_nst, 10Mei2011

Jumat, 09 September 2011

SEKIRANYA

:-)

sekiranya
dalam tetes hujan yang jatuh
aku dapat melihat engkau berdiri disampingku
maka pastikan
aku akan selalu mencari rinai hujan
untuk tetap dapat bersama di dekatmu

sekiranya
dalam aliran sungai aku dapat mendengar nyanyian mu
maka pastikan
aku akan selalu melewati sungai-sungai kecil
untuk tetap dapat berada dalam alunan nadamu

sekiranya
dalam desir angin yang berhembus
aku dapat berbisik halus dengan mu
maka pastikan
aku akan selalu melebur dalam angin
untuk dapat saling berbisik dengan mu

sekiranya
dalam pagi aku dapat mengecup mu
maka pastikan
aku selalu bersama fajar
untuk dapat membangunkan kecupan mu

sekiranya
dalam senja aku dapat melihatmu
maka pastikan aku akan selalu berdiri di penghujung hariku
untuk dapat melihatmu dan menenggelamkan hari bersamamu

sekiranya
dalam pekat malam aku dapat menyentuhmu
maka pastikan
aku tidak akan pernah terlelap dalam malamku
untuk dapat selalu dalam sentuhan mu

sekiranya
dalam doa aku menjadi lebih dekat dengan mu
maka pastikan akan selalu ada namamu dalam setiap doaku

sekiranya pun
dalam segalanya tetap tak ku temukan engkau,
maka pastikan aku selalu ada untukmu

octavia nasution
kota Kembang, 09Mei2011

BISU

mengapa terkadang lidah ini kelu?
hendak berkata namun bibir beku, membisu?
kata-kata tersangkut di ujung lidah,
tak kunjung keluar.

apa gerangan?
akankah selalu terhimpit diantara sesak suara yang saling meninggikan?
aku terkukung dalam bising kebisuan ini

hendak berlari, meneriakkan segalanya,
namun raga pun tak kuat untuk beranjak.

terseok-seok berjalan,
sepanjang jalan hanya mulut-mulut yang saling beradu,
seolah memasung langkahku.

D I A M
sejenak saja agar aku mampu
mengumpulkan frase yang kau butuhkan,
bukankah itu yang selalu kau nanti dari ku?

D I A M
sebentar saja,
aku ingin merasakan udara dingin ini,
seraya memilin kata yang akan ku sembahkan untuk mu.

aku m o h o n :-)

octa_nst, Kota Kembang 7 Mei 2011
[jikalau kata pun tak berarti lagi, maka sia-sialah keheningan ini]

Minggu, 28 Agustus 2011

HUJAN

sepertinya kangit tau aku sedang menangis. dan dia menangis juga?
segitu kuatnya kah getaraku sampai kepadanya?
tangis?
yah aku menangis. tapi x ini aku benar-benar takut.
aku bahkan tak tau apa yang sedang ku ratapi.
lemahkah aku setiap air mata itu mengalir lagi?
atau aku hanya ingin menumpahkan kesesakan ini?

sakit dan aku menangis.
entah apa yang sakit aku juga tidak mengerti.
malam ini berbeda, hambar.
tak kurasa lagi malam seperti malam2 kemarin.
aku takut, aku berada di rasa yang salah.

Jumat, 26 Agustus 2011

PS

PS : temui aku di sudut kota itu,
 di tempat kita biasa duduk bersenandung. 
sebelum senja tenggelam dan malam datang. 
waktu ku tidak lama lagi, 
aku takut tak cukup waktuku untuk memelukmu lagi. 
temui aku, sebentar saja sebelum aku pergi meninggalkanmu.


PS : Ini pesan kedua ku untukmu. 
Sudah berulang kali ku sampaikan, 
waktuku tak lama lagi. Kau di mana? 
Aku sedari kemarin sudah menunggumu, 
tapi tak jua ku lihat kau. 
Ini pesan keduaku, dan aku memohon jangan abaikan.


PS : Ini pesan ketiga ku dan mungkin ini yang terkahir. KAU DI MANA?
sebentar saja tak ada waktukah untukmu?
nyaris gila aku menantimu?
sendiri aku dalam dingin angin yang menusukku,
aku masih menuggumu. KAU DI MANA? tak ada tempat buatk lagi kah?
aku menuggumu di sudut kota ini. Ini pesan terakhir ku, tak ada kuasa aku memaksamu.
tapi aku memohon JUMPAI aku, sebentar saja sebelum nafasku hilang ditelan bumi
dan ragaku hancur bersama tanah.


[Padangsidimpuan, 27 Agustus 2011]

Selasa, 09 Agustus 2011

MIMPI

lalu kau sebut apa ini kawan? sesuatu yang sudah kau mulai ini? kau? bahkan aku juga sudah terlanjur menapakinya. lalu? untuk semua ini kau hanya menyebut nya sebagai suatu impian? aaaah aku yakin lebih dari itu bisa kita simpulkan bersama.

aku bermimpi, begitu juga dengan kau. aku tau mimpi-mimpi besar yang sedang kau rajut dan kau hendak bangun untuk meraihnya, bukan?
mimpi-mimpi luar biasa yang terlanjur kita sumpahkan pada dunia, mimpi-mimpi besar yang bahkan orang tak yakin kita mampu meraihnya. aah, peduli apa kata orang. yang penting ini MIMPI kita.

Senin, 08 Agustus 2011

FIGHT

TAKUT??
hah mengapa harus takut?
tidak ada ALASAN.
ini jalanku, lalu mengapa harus terhenti sementara penghujung jalan belum ku capai?

sekali lagi TIDAK ADA ALASAN untuk berhenti
berjalan lah, sampai kau temui hadiah d ujung jalanmu.

Rabu, 27 Juli 2011

BUNGKAM

bungkam, tak tau hendak berkata apa.
ah semakin kecil saja aku kelihatannya.
mengapa mata harus memandang itu semua?
nyaliku menciut, layu, yang hampir memekar pun tak kunjung terbuka.
ada apa?
langkah tertahan. berat.

Selasa, 19 April 2011

NONA MANIS

aku
ya aku
terlalu naif untuk berkata tidak
sebab seperti itulah ak adanya
:-)

GORESAN HATI

GORESAN HATI
kutulis untuk mu
yang mengamanahkan aku atas coretan kecil ini,
untuk mu yang bertahan atas rasa ini,
untuk mu yang bertahan dalam penantian mu :-)
------------------------

AKU SAYANG KAMU
harus berapa kali terucap dari mulut ini
agar kau mengerti
agar kau tahu
sedikit saja yang terpendam di sini

habis waktu ku menunggu,
terlalu lama aku menanti
seperti embun menanti kicauan burung di pagi hari
seperti senja menunggu waktu habis ditelan malam
tapi aku masih menunggu
3patah kata itu keluar dari rongga mulutmu

AKU SAYANG KAMU
haruskah menunggu sampai bumi berhenti berputar?
untuk kau mengerti sedikit rasa ini,
untuk kau percaya segala rasa hanya untukmu?
setidakny pekalah akan aku duhai kekasih hati,
aku tidak sedang memaksamu
mengartikan ini semua

tidak kah kau merindu
saat2 kita menulis berdua dibawah langit,
merangkai setiap kata yg kita lalui
menjadi alinea2 kisah indah qta,
d saat2 qta berlari berkejar2an
di antara warna-warni kelopak kembang
yg tersenyum sirik melihat kemesraan qta,
dsaat2 qta melantunkan melodi2 indah
bersama di garis2 paranada itu,
dsaat2 qta duduk berdua di tepi danau itu,
berdua bercerita tentang lembarmu dan lembar ku

aah, duhai kekasih hatiku
sungguh aku merindu,
di saat kedua sejoli berjalan melintas di hadapanku,
rangkulan hangat kekasih hatinya
mendekap kuat sang pujaan hati,
seperti tak rela tuk melepas
tak rela kehilangan
tak rela direbut manusia2 jahat

bagaimana tidak semua panorama itu
menyisakan sedikit perih di hati ini
seolah mereka melankonkan peran
membuat ku semakin sakit
di atas rasa cemburuku.

aku rindu
saat2 kau dengan manja menggandeng tanganku,
mendekap aku erat2,
mengusap rambutku dengan lembut,
membisikkan kata sayang mu yg dlu ke telingaku,
semuanya masih terangkum indah d sini,
adakah kau juga begitu?

kemarilah kekasih hatiku,
sebentar saja untuk duduk diam bersamaku
menikmati senja ini,
senja yg sebentar saja akan tenggelam di telan malam,
menikmati lembutny belaian angin sore yang merapat kepada kita,
sesaat saja untuk kau seraya mendengarkan rasa sayang yang ku dendangkan hanya untukmu

terakhir kaliny aku tegaskan
AKU SAYANG KAMU
haruskah beribu ribu kata ku syairkan agar kau mengerti?
berjuta2 frase ku satukan untuk kau paham
barang sedikit saja.

kekasih hatiku, ketahuilah ini hanya sebuah goresan hati,
goresan hati yg lama terpendam
untuk sebuah nama yang terukir kuat, terlanjur terpahat di dalam sini

semoga kau mengerti.

kota kembang, 08.30am 15th March 2011
dari aku sajak tanpa nada
[terselip juga : untuk seseorang yg aku sayang] :-)
sepayung berdua :-)

RUANG UNTUKMU

kutuliskan untukmu, seseorang di ranah seberang :-)

malam menemani
membawa aku, kau kembali ke peraduan,
suara jangkrik masih setia
menyanyi d gelap2 malam
memberi senandung lagu
memecah kesunyian malam,
iringan2 kunang2
seolah menjadi lampu malam
di antara kelam nya langit

malam menjadi satu2nya tempat untuk ku dan kau
untuk bersama sekejap
melupakan perihny hidup,
menghempaskan lara,
mengumpulkan pecahan2 cerita yang tak terselesaikan di siang2 qta

malam,
menjadi kawan ku
untuk bersama memasuki dunia kapukku,
mengarungi alam mimpiku,
menenggelamkan ku hilang terbawa arus senyap yang di hadirkan nya untukku

malam menjadi pondok kecil untuk ku bisa berbagi dengan mu,
mendengarkan setiap keluh kesahmu,
mencoba menghapus air matamu,
membawa mu ke dalam bahak tawaku
untuk setidaknya
kau masih bisa merasakan indahnya malam mu bersamaku

senang bisa tertawa bersama memecah kesunyian malam,
senang rasanya menjadi tempat untuk kau bisa berbagi keluhan mu
perkara jarak boleh memisahkan kita
tapi semampuku membuat diri berada di dekat mu -selalu-
tanpa mengurangi perhatianku padamu,
mencoba untuk kau tetap merasakan kehadiranku lewat
sebentuk perhatian untukmu

ingatlah ruangmu di sini
tak akan tergantikan oleh siapapun,
merekat erat di dalam sini
bahkan dia takkan mampu melepasnya
jatah perhatian ku akan selalu mengalir buat mu,
tak akan berkurang walau seporsi pun

serasa ingin bersamamu,
melewati malam berdua di atas genteng rumah,
duduk berdua menatap langit
saling berbagi rasa :-)

mengasihimu sangat,
merindumu sangat :-)

berharap ada waktu yang mempertemukan kita

menanti selalu menanti saat2 bisa tertawa berdua bersamamu :-)

kota kembang,
10.00am 16th March 2011

Sabtu, 02 April 2011

Diam, Bisu

dalam diam
aku, mencoba berbicara lewat seuntai frase sederhana
seuntai kata-kata indah yang sengaja ku rangkai
berharap ada makna tersampaikan padamu

dalam diam
aku, sendiri terhimpit diantara
sela-sela rindu yang engkau berikan padaku,
yang kau tinggalkan untukku di ranah ini
mencoba lepas,
tapi ikatan rindu ini terlalu kuat mengikat

dalam diam
aku berteman hari-hariku,
melewati setiap detik, masih tanpamu.
sepi, hampa, terkukung di lorong kosong ini.
berharap kutemukan engkau di ujung jalanku.

masih dalam kebisuan ini
aku bertanya,
adakah kau mendengar setiap kata yang terucap dari bibir manisku?
adakah waktu mu barang sedikit saja untuk menoleh kehadapan ku?
aku tidak sedang memaksamu sayang,
tapi sebentar saja aku memintamu
untuk duduk diam bersama di tepi danau ini
akankah?

dalam keheningan senja, kota kembang 16.20PM
2 April 2011 :-) 

Kamis, 31 Maret 2011

JALAN KU

pagi,
membawa asa ku ke dalam arena juangku
membangkitkan puing2 semangat ku

siang,
bersama asa yang membumbung tinggi,
memenangkan pertarungan kecil ini
dengan segala daya yang aku miliki

malam,
sekejap meleburkan asa ku bersama mimpi
kembali mengumpulkan puzzle-puzzle asa ku
yang tak tersampaiakn oleh siang

ini jalan Mu TUHAN,
jalan yang Kau sediakan bagiku
sempurna dengan lika-likunya
dan tokoh-tokoh hebat yang Kau sertakan di dalam nya,
aku bersyukur untuk semua itu :-)

[kota kembang, 23:46 29 Maret 2011] ^_^

Rabu, 30 Maret 2011

Pesan Kecil Untuk Nona Manis

buat yang termanis, Octa
sempatkan membaca pesan ini setiap hari mu :-)


  • bangun pagi CEPAT
  • SATE, SATE, SATE awali hari mu dengan bersaat teduh, buka hari mu dengan DOA
  • tetap SEMANGAT di hari-hari mu
  • jangan pernah mengulur waktu, belajarlah lebih MENGHARGAI WAKTU
  • tetaplah TERSENYUM ^_^
  • berusaha HEMAT, usahakan MENABUNG
  • rajin beresin kamar, jadi cewek harus BERSIH
  • tetapkan TARGET mu, dan raihlah
  • kendalikan DIRI, dan jangan mudah terpengaruh mood
  • BIJAKLAH dalam segala hal
  • rajin P3MI yah dan IBADAH MINGGU PAGI
  • lebih FRIENDLY, jagalah persahabatanmu
  • teruslah MENUANGKAN kata-kata
  • sediakan waktu untuk MEMPERHATIKAN orang-orang di hati mu
  • jagain DILO, TOCHI wajib loh ! :D
  • rajin MEMBACA, luangkan waktu untuk sekedar membuka buku mu
  • LAKUKAN YANG TERBAIK UNTUK MEREKA

semangat ya Nona manisku,
tetaplah bertahan dalam jalanmu ini :-)
keep ur STRUGGLE,
take ur VICTORY,
always DO ur BEST
then let GOD do the REST :-)



salam manis untuk yang termanis
dari yang mengasihimu :-)

BIRU, TERURAI

sesuatu yg tersimpan dalam langit


dibuka dengan paginya

digerai dengan siangnya

dibungkus dengan senjanya

dipendam dengan malamnya


kota kembang, 24 Feb 2011
gadis pengagum langit :-)

HAMPARAN BIRU

tentang LANGIT ku :-)






dalam hening mencoba tuk berpikir sejenak
berpikir tentang siapa aku,
berpikir tentang hidupku,
berpikir tentang kisahku,
berpikir tentang perjalanan yg sedang ku lalui ini

sedikit banyakny
langit sudah memberiku secercah hamparan biru dengan segala harapan2 di dalam nya

langit sebagai rumahku berlindung,
langit sebagai bahu sandaran keluhku,
langit sebagai nyanyian lantunan nadaku,
langit sebagai satu satunya tempat aku mengenalmu :-)

aaah, begitu dalam aku mencintai langit
dengan semua keistimewaan yang dihadapkan padaku
bagaimana tidak aku tergila2 padanya??

melalui langit
aku menemukan hidupku yang bahagia,
diriku dengan keanggunan nya,
kisahku dengan alur dan tokoh2 hebat didalam ny,
perjalanan panjang ku dengan setiap perjuangan di dalam nya.

sekali lagi langit memanjakan aku dengan semua pesona yang ada dalam ny,
membuatku semakin jatuh ke dalam,
ke dalam cinta yang aku berikan padanya :-) :-)

[aku sajak tanpa nada pecinta langit]
kota kembang, 10.50AM 27 Februari 2011 :-)

SENJA

tentang SENJA :-)

ada sesuatu yang disimpan dalam senja
dipendam dalam setiap ukiran-ukiran ny
tersirat dalam setiap pahatan-pahatan nya

tahukah kawan, aku mencintai senja
dengan setiap keagungan yang dipancarkan ny
dengan setiap keelokan yang membuatku semakin terpana
aku menunggu waktu untuk dapat berkencan dengan
membagi kisah2 disiangku padanya

senja,
menjadi tempat ak sedikit bersandar
menahan bebanku
dan menenggelamkanny bersama dengan dia

tapi akankah ak dapat selamanya menikmati senjaku?
tatkala malam selalu menghantu2i aku,
memakan lembayungku
menelan senjaku :(

aku mencintai senjaku
dengan agung di tergantung di langit menguning
dengan penuh pesona dia selalu menyambut aku
tuk kembali bersamanya





suatu senja di kota kembang, 17.00 23 Februari 2010
seseorang yang mengagumi senja :-)

bersahabat dengan kata

bermainlah dengan kata,
semakin banyak kata yang terangkai
semakin banyak makna yang kau pahami


aku mencoba nenuangkan semuanya
dalam seuntai kata yang ku susun
menjadi sebuah alinea2 untuk kau nikmati


ini tulisan pertama ku di ruang MAPLE ku
ini coretan pembuka aku untuk memulai semuany
selamat memasuki dunia ku kawan,
dunia yang aku huni bersama kata-kata
yang aku ajak menjadi bagian ku.
selamat bergabung bersama kami :-)