Kamis, 29 November 2012

Bocah-Bocah Kecil

Bocah-bocah kecil

Tadi, di tepi hariku.
Meredup. Berjalan satu aku.
Bocah itu menatapku.
... Tersenyum manis.
Polos matanya.
Lembut bibirnya.
Ku dengar sayup "Hendak ke mana Kakanda manis?"
Ku tatap matanya.
Balas tersenyum.
"Aku ingin menjumpai Senjaku", jawabku.
"Senja? Siapakah gerangan dia? Pastilah dia orang yang sangat beruntung,
bertemu bidadari jelita ini".
Kembali senyumnya mematikan langkaku.
Aku tertawa. Hening. Lanjutnya
"Bolehkah sebentar saja Kakanda manis ini menemaniku.
Sebelum berjalan menemui Senjamu itu?"
"Tentu saja sayang." Simpul kecil itu masih menggantung.
Meraih tanganku. Membawaku sejenak menduakan Senjaku.

Bocah-bocah kecil, bermain di tanah lapang.
Layang-layang terbang di awang-awang.
Bocah-bocah kecil bercengkeramah tanpa dosa,
Tak sadar hari esok memakan tawanya.
Bocah-bocah kecil berlari berkejaran.
Tak tau musuh mengintai di semak hijau.
Bocah-bocah kecil, tumbuh.
Akan bertambah besar.
Adakah bahagia hari esok seperti kemarin?
Bandung, 07 Nov 2011
salam manis buat bocah kecil di sore tadi :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar