Selasa, 08 November 2011

Fatamorgana

maka izinkan aku.
mencatat segalanya yang tertancap di alam pikirku.

dalam remang malam, perlahan ku lihat rautmu.
hampir tenggelam di bawah temaram rembulan.
sinar itu, menyilaukan retinaku.
sedang apa kau di sana?

malam, matangnya melenyapkan segala rasa.
peraduan yang ku tuju
menjatuhkan tapian asa.
rebah. ringkuh. segalanya kutumpahkan
dalam gubuk reok tak menentu.

di sudut mata,
ada cerminan pesonamu.
kembali asa menjulang.
membuncah di langit-langit kamar.

menerka. isyarat Semesta berhenti seperti inikah?
terpongah mata menatap.
pandangan yang memilukan. sakit. pilu.
hingga fajar membuyarkan lamunan.
ku dekap mimpimu, terbang bersama kunang-kunang malam.


dalam Lembayung yang tak kunjung tiba, 17:32
octa_nst

Tidak ada komentar:

Posting Komentar