Selasa, 26 Maret 2013

Tapal Batas

Tapal Senja

Sudah separuh usia tanah kita jalani
Berdua. Bersama.
Menginjak ilalang, bermain di padang rumput.
Sayang, sekali kita berlari.
Di tepian pematang sawah. Riak air bersenandung mesra.
Hamparan hijau memungut cinta, seperti aliran air derasnya. Seperti alunan kasih yang kita dendangkan.

Sekali waktu ak pernah bermimpi,
Mendayung perahu bersamamu, melewati tepian asa.
Biar biar arus membawa kita tenggelam,
Ke dalam luasnya cinta yang kita tanamkan.
Agar kau paham, sederhanakah kasih ini?

Ini segenggam waktu yg kita pegang. Erat.
Seperti senja matang bersama malam, kau bisikkan kata cinta. Ku sampaikan pada angin membawa doa. Mendekap mu melekat dalam kasih. Di tapal Senja, ku hembuskan rinduku.

Majalengka, Maret 2012.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar