Kamis, 14 Februari 2013

LELAKI TERKASIH

Selamat pagi lelaki terkasih. Kesayanganku. Entah ini kali berapa pagi yang aku habiskan bersamamu. :) Aku rindu. Merindukanmu selalu istimewa. Tak akan pernah habis sebab kehadiranmu tak lebih seperti nafas yang aku hembuskan. :)

Selamat pagi sayang. Semoga selalu dalam keadaan utuh. Utuh dalam jalinan kasih yang kuat di antara kita. Dengan wanita yang sedang berbenah inilah kau habiskan waktu, berproses sampai kematangan jiwa kita miliki. Terus berbenah tidak aku, tidak kau tetapi KITA. Menjadi satu :D

Aku ingat malam kemarin. Aku belajar banyak. Banyak sekali. Semoga kau pahamkan keputusanku. Bukan perkara mudah memberikan keputusan yang benar-benar aku berpikir berjuta kali untuk mengucapkannya, tapi aku percaya kasih. Hanya memberikan ruang bebas untukmu di antara ruang yang sedang kita bangun. Agar kau tidak kesesakan. Untuk itulah aku ada, memberi hati sebesar hati yang kau butuhkan untuk menanggung beban. :)

Kita juga bercerita tentang hari esok. Betapa banyak mimpi dan rencana-rencana besar yang kita rancangkan. Sebelumnya aku tidak ada teman melakukan ini. Tidak sekedar kata-kata yang kita tebar pada langit, namun lebih dari sekedar harapan. Pasti Semesta sudah mencatat semuanya itu sayang dan kelak menghadiahkannya untuk kita. Percayakan? :D Cukup kan Semesta mencatat, jangan sampai orang-orang merusak konsep yang kita rancang. Seperti itu kan katamu? :D

Membangun dari dasar, memasang pondasi yang kuat agar tidak rapuh, memberikan penyangga yang kokoh agar tidak jatuh, menyediakan taman berbalut bunga melengkapi kesempurnaan indahnya kisah ini. Tak lupakan doa menjadi kekuatan paling besar di dalamnya. :)

Seperti doa yang kita naikkan bersama "Terimakasih Tuhan kau ciptakan dia untukku." Seperti itulah, aku senantiasa mengucap syukur pada Allahku karenamu.

Semoga kita tidak pernah letih untuk berlari bersama sayang, sebab genggaman tangan kita sanggup membawa kita lari bersama. Jauh. Sejauh mimpi kita. :)

-Wanitamu yang sedang belajar dan berbenah diri untukmu. :)

Aku mengasihimu, 2007 :)

Majalengka, 15 Februari 2013. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar